Tradisi Pesta Panen Mecaq Undat Dayak Kenyah

Menumbuk Beras. Foto : Aksarapers.com

Dari beragam tradisi budaya yang unik dan menarik, suku dayak Kenyah memiliki tradisi Upacara Adat yang bernama Mecaq Undat.  Tradisi ini merupakan pesta panen bagi orang-orang Suku Dayak Kenyah sebagai bentuk rasa syukur mereka kepada Tuhan atas keberhasilan panen mereka.

Dalam masyarakat Dayak Kenyah lepoq tukung di desa Ritan Baru erat sekali dengan budaya bersyukur, salah satu bentuk dari ungkapan syukur masyarakat adalah membuat upacara adat mecaq undat. Tradisi upacara Mecaq Undat adalah sebuah upacara untuk merayakan pesta panen yang dilakukan masyarakat suku Dayak Kenyah.

Upacara Mecaq Undat dilaksanakan sebagai ungkapan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa atas berkat dan rahmatnya yang diberikan kepada para petani ladang sehingga memperoleh hasil melimpah, juga sebagai upaya untuk melestarikan nilai – nilai adat dan semangat kegotong royongan yang ada dimasyarakat Dayak Kenyah tetap terpelihara. Istilah dari Mecaq Undat sendiri berasal dari bahasa suku Dayak Kenyah yang artinya adalah menumbuk beras di dalam sebuah lesung sampai menjadi sebuah tepung

Mecaq undat dilaksanakan setiap tahun setelah panen, dan telah dilaksanakan secara turun temurun dari nenek moyang dahulu hingga saat ini. Upacara Mecaq Undat diawali dengan persembahan tari Datun Julut yang dibawakan para muda mudi dengan iringan musik tradisional suku tersebut, tarian ini menggambarkan sifat kebersamaan masyarakat Dayak Kenyah, kemudian acara dilanjutkan pemukulan gong oleh ketua adat atau pemimpin yang dituakan, sebagai tanda acara mecaq undat dimulai.

Setelah itu dilanjutkan menumbuk beras pada sebuah lesung panjang yang berada ditengah – tengah balai desa, oleh masyarakat Dayak Kenyah mulai anak-anak hingga orang dewasa bersama – sama menumbuk beras hasil panen tahun ini hingga menjadi tepung (meko undat). Dalam kehidupan masyarakat Dayak Kenyah, setelah beras menjadi tepung, akan dimasak dengan cara dimasukkan ke dalam bambu dan dimasak dengan cara dibakar, itulah yang dinamakan Undat. Masyarakat yang datang akan mendapat bagiannya masing-masing. Begitu pula dengan babi yang disembelih, semua bagian tubuh babi akan dibagikan kepada masyarakat. (*)