Ragam Kuliner Lezat Khas dan Populer Masyarakat Dayak

Ragam kuliner khas Dayak yang tersebar di seluruh pulau Kalimantan hingga Malaysia, dikenal dengan bahan pembuatannya yang sangat alami dan sederhana, sehingga sangat ramah bagi kesehatan. berikut ini beberapa sajian kuliner khas Dayak !

1. Lemang / Pulut

 

Lemang adalah makanan olahan beras yang diolah dengan memasukkan beras dalam ruas bambu berlapis daun pisang yang dicampur dengan sedikit santan. Setelah itu, makanan ini dimasak dengan cara dipanggang di bara api. Inilah yang membuat makanan khas Dayak yang juga sering disebut sebagai pulut, terasa gurih. Lemang bisa kamu temukan di semua daerah Kalimantan.

2. Kue Lepet

Kue Lepet, Foto: traveloka.com

Nama kuliner khas Dayak selanjutnya ini berasal dari ‘lepet’ yang berarti ‘lipat’ dalam bahasa Dayak. Sesuai dengan namanya, kue tradisional ini berada di dalam lipatan daun pisang yang sudah dikukus dan dilumuri minyak.

Kue lepet terdiri dari tepung beras, kelapa parut, serta gula merah yang kemudian dikukus hingga matang. Kue yang memiliki rasa gurih ini bisa kamu temukan pada acara perayaan, misal pesta pernikahan atau acara adat Dayak lainnya.

3. Bangamat / Paing

Bagamat/paing, foto:radioevella

Bagi kamu yang ingin mencicipi makanan unik, bangamat bisa menjadi salah satu pilihan. Makanan yang juga dikenal dengan nama paing terbuat dari kelelawar. Jangan takut dulu, kelelawar yang diolah biasanya kelelawar jenis pemakan buah-buahan.Untuk pemberian bumbu, suku-suku memiliki preferensi yang berbeda. Seperti misalnya suku Dayak Ngaju yang lebih suka bangamat yang kaya akan bumbu, sedangkan suku Dayak Maang lebih memilih yang lebih simple yaitu dengan daun pikauk dan serai. Selain itu, makanan khas Dayak ini juga bisa ditambahkan dengan sayur keladi maupun hati dari batang pisang yang dipotong kecil-kecil.

4. Kue Dange

Kue Dange, Foto: Republika

Salah satu camilan favorit khas Dayak adalah kue dange. Kue ini terbuat dari parutan kelapa, tepung, serta gula. Campuran ketiganya kemudian dipanggang dengan pemanggang berbentuk khusus, mirip dengan kue pukis. Rasanya gurih, cukup renyah, dan manis. Biasanya, kue khas Kalimantan ini dinikmati dengan kopi hitam.

5. Wadi

Wadi, Foto : wikipedia

Satu lagi makanan fermentasi khas Dayak, bernama Wadi. Wadi adalah makanan khas Dayak yang terbuat dari fermentasi daging babi ataupun ikan. Proses fermentasinya berlangsung sekitar satu minggu, kemudian dagingnya diolah dengan bumbu khas yang terbuat dari beras ketan putih atau bisa juga dengan biji jagung yang sudah disangrai dan dihaluskan. Makanan khas Kalimantan ini terbilang unik karena cara pengolahan yang tidak mudah dan tidak semua orang bisa membuatnya.

6. Kalumpe / Karuang

Kalumpe, foto: borneo news

Kalumpe atau karuang adalah bahasa Dayak yang memiliki arti ‘sayur’. Makanan khas dayak ini adalah olahan daun singkong yang ditumbuk sampai halus, setelah itu dimasak dengan terong pipit atau yang berukuran kecil bersama dengan lengkuas, serai, bawang merah, dan bawang putih. Paling nikmat menikmati kalumpe dengan nasi hangat, ikan asin, dan sambal terasi.

7. Juhu Singkah

Juhu Singka, foto : correcto.id

Juhu singkah adalah makanan khas Kalimantan yang memiliki bahan rotan muda yang dibuang kulitnya, lalu dipotong ukuran kecil. Rotan ini kemudian dimasak dengan terong asam, ikan baung, serta rempah-rempah lainnya agar lezat. Rasanya sedikit pahit dengan sentuhan gurih dan asam. Makanan khas Dayak yang banyak ditemukan di Kalimantan Tengah ini biasanya tidak dinikmati terpisah, namun menjadi lauk dengan pasangan nasi hangat.(*)

KONTRIBUTOR : ADAN JIU

Baca Juga : Marthin Billa Sang Maestro Leadership