Pesan Teras Narang Dalam Forum Intelektual Dayak Nasional

Oleh Dr Agustin Teras Narang

Agustin Teras Narang. Foto : facebook/aterasnarang

Saya mengikuti Silaturahmi Nasional Masyarakat Dayak yang digelar oleh Forum Intelektual Dayak Nasional hari ini, Sabtu (11/12/2021). Sebagai Presiden Majelis Adat Dayak Nasional (MADN) pertama, saya menyambut baik agenda ini. Turut hadir Presiden MADN kedua Bapak Drs. Cornelius, dan Presiden MADN ketiga Dr. Marthin Billa.

Ini momen untuk mendorong persatuan serta menggerakkan kesadaran masyarakat Dayak untuk dapat menjadi lebih baik lagi. Lebih sejahtera dan mandiri di tanah airnya sendiri.

Saya mengingatkan kembali apa yang sempat saya sampaikan dua tahun lalu. Tentang pentingnya masyarakat Dayak sebagai bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia untuk membangun Gerakan Dayak Layak Terang. Gerakan untuk memperjuangkan komunitasnya sebagai bagian dari bangsa Indonesia dan masyarakat dunia.

Gerakan Dayak Layak Terang ini terdiri dari 5 poin layaknya Pancasila. Ini saya harap menjadi perjuangan bersama, agar kiranya kita mencapai kondisi berikut:

1. Dayak Layak hidup bersatu, berdikari dan makmur serta sejahtera dimanapun mereka berada. Sebagai ciptaan yang selalu bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa.

2. Dayak Layak hidup di atas tanah adat yang menopang kebudayaan mereka dan yang terjaga kelestariannya.

3. Dayak Layak hidup dengan infrastruktur pendidikan, kebudayaan, sosial, ekonomi dan politik yang berkualitas serta bermartabat.

4. Dayak Layak hidup menentukan nasib masyarakatnya lewat peran kepemimpinan di daerah maupun nasional,dimana mereka menjadi warga negara.

5. Dayak Layak hidup sebagai warga Negara Indonesia dan masyarakat dunia, guna berperan dan terlibat aktif menciptakan perdamaian dan kesejahteraan serta keadilan sosial.

Semua ini mesti kita perjuangkan dalam konteks kekinian. Meneruskan capaian agung leluhur kita yang mampu bersatu dari keterpecahan dan melahirkan Hukum Persatuan Adat Dayak lewat Perjanjian Tumbang Anoi 1894. Capaian yang menunjukkan masyarakat Dayak berkemajuan sebab membangun persatuan jauh sebelum tercapainya persatuan kita sebagai bangsa Indonesia.

Pesan saya pada seluruh masyarakat adat Dayak di mana pun berada. Kita adalah satu, kita adalah suku bangsa Dayak yang harus memperkuat persatuan dan kesatuan kita. Maju terus, tingkatkan kualitas dan kapasitas sumber daya manusia kita. Demikian agar kita menjadi suku bangsa Dayak yang layak.

Kalau tidak sekarang kapan lagi. Kalau tidak kita, siapa lagi!