Desa dan Dusun Budaya Asli Suku Dayak di Dalam Kota Tanjung Selor

 


KALIMANTAN  Utara ADALAH  provinsi termuda atau ke-34 di Indonesia. Pusat pemerintahannya berada di  Tanjung Selor yang juga merupakan  ibukota Kabupaten Bulungan. Bulan oktober lalu Kota ini memperingati hiir jadinya yang ke 231. Jadi meskipun kota kecil, Tanjung selor termasuk kota tua yang memiliki sejarah panjang  di Kalimantan Utara.

Buat kamu yang senang traveling ke tempat- tempat yang identik dan kaya akan   seni budaya Dayak, Tanjung Selor dapat menjadi destinasi wisata kamu. Di kota ini terdapat beberapa desa dan dusun yang penduduk aslinya merupakan warga Dayak.   Lokasinya sangat dekat dengan Kota Tanjung Selor.Yuk, kita terlusuri desa dan dusun apa saja.

1.Desa Jelarai Selor

Desa ini masuk dalam wilayah kecamatan Tanjung Selor. Lokasinya hanya 3 KM saja dari pusat kota. Penduduk asli Desa Jelarai Selor adalah warga Dayak Kenyah.

2. Desa Tengkapak

Desa ini bertetangga langsung dengan desa Jelarai Selor. Jaraknya hanya 5 KM dari pusat kota Tanjung Selor. Persis  dengan desa tetangganya,  mayoritas penduduk Desa Tengkapak  adalah suku Dayak Kenyah.

3. Selimau

Selimau adalah sebuah kampung asli yang dihuni masyarakat Dayak Kenyah. Dusun ini sekarang masuk dalam wilayah kecamatan Tanjung Selor Timur. Jaraknya dari pusat Kota Tanjung Selor hanya 3 KM.

Saat ini, dusun Selimau  telah dikelilingi pemukiman transmigrasi, yang  hampir menghilangkan identitas  budaya asli di dusun ini.

Namun, sebagian masyarakatnya masih menjaga tradisi budaya suku Dayak Kenyah.. Dulunya  dusun ini termasuk sentra pembuatan Mandau di Tanjung Selor. Dusun ini di banyak dihuni oleh para  seniman budaya Dayak. Musisi dan pencipta lagu -lagu Dayak, Lalo Apui tinggal  di dusun ini.(*)

Baca Juga

Mengenal Desa Wisata Metun Sajau